Reaktor Pirolisis Faspol Resmi Kantongi Sertifikasi BRIN: Solusi Mutakhir Konversi Plastik Low-Value Menjadi BBM Bersih

Reaktor Pirolisis Faspol Resmi Kantongi Sertifikasi BRIN: Solusi Mutakhir Konversi Plastik Low-Value Menjadi BBM Bersih

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) secara resmi menerbitkan sertifikasi kelaikan teknis dan uji performa fungsional untuk unit Reaktor Pirolisis Faspol yang dikembangkan oleh Plasdies. Pengujian independen ini mengukuhkan keandalan teknologi termal Plasdies dalam mengonversi sampah plastik bernilai rendah (low-value) menjadi bahan bakar hidrokarbon cair berstandar industri dengan efisiensi tinggi serta nol emisi berbahaya.

Mengatasi Paradoks Sampah Plastik Low-Value di Indonesia

Selama bertahun-tahun, industri daur ulang mekanis di Indonesia hanya menyerap sampah plastik bernilai jual tinggi seperti botol PET dan wadah plastik keras HDPE. Sementara itu, sampah plastik jenis kemasan sachet multilayer, kantong kresek (LDPE), dan plastik film tipis—yang menyumbang lebih dari 65% timbulan sampah plastik di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)—terabaikan karena proses pemilahan dan pencucian yang mahal.

Melalui reaktor Faspol, Plasdies menghadirkan terobosan konversi termokimia tanpa membutuhkan proses pencucian kimiawi yang rumit. Sampah plastik residu dirajang, dikeringkan, dan dimasukkan ke dalam ruang kedap oksigen (anoxic environment) dengan suhu terkendali antara 380°C hingga 450°C.

"Sertifikasi dari BRIN membuktikan bahwa reaktor Faspol Plasdies bukan sekadar alat pembakar sampah, melainkan instalasi kimia terstandarisasi yang mampu memutus rantai polimer plastik secara presisi dengan sistem kondensasi bertingkat yang higienis dan aman bagi lingkungan sekitar pemukiman."

Spesifikasi dan Keunggulan Teknis Hasil Uji BRIN

Berdasarkan hasil uji audit teknologi dan pengukuran emisi cerobong oleh laboratorium terakreditasi BRIN, Reaktor Faspol mencatatkan parameter operasional unggul:

  • Rasio Konversi Tinggi: Menghasilkan 75% hingga 80% fraksi minyak cair (solar sintetis dan nafta), 10% gas sintetis (syngas), serta 10% residu biochar padat.
  • Sirkularitas Energi Mandiri: Syngas yang dihasilkan disirkulasikan kembali sebagai sumber pemanas burner reaktor, menghemat konsumsi energi operasional hingga 60%.
  • Emisi Nol Dioksin & Furan: Sistem pendinginan cepat (quenching condensation) dan filtrasi karbon aktif memastikan gas buang bebas dari senyawa berbahaya dioksin dan furan, jauh di bawah ambang batas baku mutu Kementerian LHK.

Langkah Lanjutan: Komersialisasi dan Kemitraan Strategis

Dengan diraihnya sertifikasi resmi BRIN, Plasdies siap mempercepat penyebaran unit reaktor Faspol ke fasilitas TPS 3R, kawasan industri terpadu, dan sentra pelabuhan perikanan di berbagai daerah di Indonesia guna mewujudkan kedaulatan energi berbasis pengolahan sampah mandiri.

footer